FPIC Perkuat Posisi Masyarakat Dalam Pembangunan


fpic-1

Suasana Diskusi Perumusan Tahapan FPIC di Luwu Utara

Perumusan pelaksanaan mekanisme Free, Prior, Informed and Consent (FPIC) atau persetujuan bebas tanpa paksaan berdasarkan informasi yang lengkap terus dilakukan. Perkumpulan Wallacea bersama Pemerintah Daerah Kabuten Luwu Utara melakukan pertemuan dalam rangka membahas perumusan pelaksanaan mekanisme tersebut.

Ir. Rusdi Rasyid yang menjadi narasumber kegiatan mengatakan pembangunan itu tidak boleh meninggalkan masyarakat dan lingkungan dimana masyarakat hidup. “FPIC menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan membuat masyarakat sebagai pelaku utama,” katanya. Baca lebih lanjut

Pokja Kawal Penataan Ruang Desa dan Mendorong Revisi Batas Kawasan Hutan


ka-mirdat

Camat Nuha Masdin Harapkan Penataan Ulang Kawasan 

Kelompok Kerja Perlindungan Danau Matano yang telah dikukuhkan, sebagai langkah awal Pokja memprioritaskan pengawalan penataan ruang di Desa Nuha dan Dusun Matano. Menurut anggota Pokja penataan ruang desa dan kawasan hutan di desa Nuha dan dusun Matano Desa Matano masih menjadi masalah yang bakal menghambat perlindungan Danau Matano. Baca lebih lanjut

Camat Kukuhkan Pokja Perlindungan Danau Matano


matano

Pertemuan Warga Menginisiasi Pokja Perlindungan Danau Matano

Sebagai bentuk tindak lanjut perlindungan ekosistem Danau Matano, Perkumpulan Wallacea bersama Pemda Luwu Timur,  masyarakat Dusun dan Desa Matano membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Perlindungan Danau Matano. Pokja ini terdiri atas sembilan warga Desa Nuha, dan enam warga Dusun Matano Desa Matano.  Pokja ini di kukuhkan Camat Nuha, Drs. Masdin di Gedung Pertemuan Desa Nuha pada hari Jumat, 23 Desember 2016. Baca lebih lanjut