Karakteristik Pendamping Hukum Rakyat (PHR)

Terdapat 5 (lima) karakteristik utama pendamping hukum rakyat, yakni:

1. Menegaskan hak masyarakat adat dan lokal atas tanah dan sumber daya alam sebagai fokus utama dalam kerja-kerja PHR;
2. Menegaskan perlunya ruang otonom bagi pelaksanaan hak-hak sebagai syarat perlu (necessary condition);
3. Memperjuangkan keberadaan hukum lokal sebagai syarat cukup (sufficient condition) bagi pelaksanaan hak masyarakat
adat dan lokal atas tanah dan sumber daya alam;
4. Sasaran dan subjek dalam kerja PHR adalah masyarakat adat dan lokal; serta
5. Pendekatan dan metode yang digunakan adalah pendekatan hak dan metode-metode partisipatoris

2 pemikiran pada “Karakteristik Pendamping Hukum Rakyat (PHR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s